top

Home


Statistik Inkopdit

Jml Anggota perorangan
2.731.242
Jumlah Kopdit/CU 914
data per 31Des 2016.

FINANCIAL DECISION-MAKING STRATEGIC MANAGEMENT

FINANCIAL DECISION-MAKING STRATEGIC MANAGEMENT SEMINAR

 

“A Lever That Must Be Mastered!”

 

ACCU Conference Hall, Bangkok, Thailand

April 27-30, 2012

 

Induk Koperasi Kredit (Inkopdit) menghadiri kegiatan “Financial Decision-Making Strategic Management Seminar” dengan tema : “A Lever That Must Be Mastered” pada 27 – 30 April 2012. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh ACCU dengan dua orang pembicara yang berasal dari Development International Desdjardins (DID).  Kegiatan tersebut menjadi pendahulu CEOs Advisory Meeting. Keseluruhan kegiatan berlangsung di kantor ACCU di U Tower Building Bangkok, Thailand

Pembicara kegiatan tersebut terdiri atas 1 orang fasilitator yang bernama Sylvain Barette, serta 1 orang Expert Manager Desjardin sebagai pemberi testimoni terkait berbagai pengalaman yang ia miliki sebagai General Manager dalam menangani berbagai permasalahan (Keuangan) Desjardins Mouvement (Credit Union terbesar di Kanada) yang bernama Jean Caron. Kedua pembicara merupakan para expert di bidangnya. Sylvain Barette yang memiliki keahlian dalam bidang Manajemen Strategis dan Turnaround Strategies in Credit Union Networks telah berpengalaman sebagai trainer pada DID selama 10 tahun dimana sebelumnya ia berkarir pada Desjardins Group selama 16 tahun menjabat posisi Manajer Credit Union di Canada dan Commercial Lending pada Level Liga (Puskopdit). Sementara Jean Caron memiliki pengalaman manajemen yang sangat luas dalam Strategic Positions dengan pendekatan partisipatif pada hasil dan pengembangan sumber daya manusia yang terwujud pada beberapa posisi yang pernah dijabatnya didalam lembaga Desjardins Financial Group selama 25 tahun antara lain : Manajer Pengembangan Sumber Daya Manusia pada Level Federasi (Puskopdit), Wakil Presiden Bidang Administrasi dan Kerjasama, Wakil Presiden Bidang Caisse Sales dan Konsuling, General Manager of the Caisse Desjardins de Rimouski (Kantor Desjardin di Kota Rimouski, Kanada) dan Senior Advisor DID yang bertugas di Filipina (posisi saat ini) untuk membantu NATCCO & MASS-S-ECC dalam mengembangkan Credit Union di Luzon, Visayas dan Mindano.

buy cheap accutane

Para peserta seminar sebagian besar merupakan CEO di Federasi Credit Union di negaranya masing-masing, perwakilan dari ACCU dan beberapa staf dari masing-masing Federasi. Para peserta tersebut adalah : Mr. Ratan F. Costa (General Manager CCULB-Bangladesh), Ms. Bayarmaa Baljinnyam (Staf MOCCU-Mongolia), Ms. Aileen Obias (Staf Operasional CARD MRI-Filipina), Mr. Ranjith Hettiarachchi (CEO-ACCU), Mr. Abat Elias (GM CUCOINDO-Indonesia), Ms. Sylvia Paraguya (CEO NATCCO-Filipina),  Ms. Lousel Cortes (Staf Keuangan CARD MRI-Filipina), Mr. Annamalai (CEO FMCCU-Malaysia), Mr. Sahaphon Sangmek (Managing Director of Union Life Insurance-Thailand), Mr. Hee Yong Lee (CEO NACUFOK-Korea), Mr. Kevin Heo (Staf NACUFOK-Korea), Mr. Anan Chatrupracheewin (General Manager of The Federation of Savings & Credit Cooperatives of Thailand Limited/FSCT-Thailand), Ms. Aurea Magpantay (Staf Operasional CARD MRI-Filipina), Mrs. Phal Pisey (CEO CCSF-Kamboja), Ms. Elenita V. San Roque (ACCU), Mr, Stephanus Siagian (Staf Diklat CUCOINDO-Indonesia) dan Mr. L.B. Dasanayaka (GM SANASA-Sri Lanka).

Kegiatan berlangsung dengan metode sesi presentasi dari fasilitator, sesi testimonial dari Expert Manajer Grup Desjardins, Kerja Kelompok dan Presentasi masing-masing kelompok. Seluruh peserta terbagi atas 4 kelompok dimana masing-masing kelompok mewakili Federasi Credit Union yang berbeda dengan permasalahan yang berbeda pula. Adapun nama-nama kelompok tersebut adalah Dibilitated (Crazy) Federation yang memiliki permasalahan pada Over Liquidity, Rundown Federation yang memiliki permasalahan Under Liquidity, Sickly Federation yang memiliki terus mengalami kerugian/defisit pada neracanya dan Infirmed Federation yang memiliki permasalahan pada tingginya tingkat Non Performing Loans (NPL). Masing-masing kelompok mendapatkan tugas untuk menyelesaikan permasalahannya masing-masing dengan mempersiapkan materi presentasi yang ditujukan kepada para investor, dimana setiap kelompok selain menjadi Federasi yang bermasalah sekaligus sebagai investor. Setelah mendengar paparan materi dari fasilitator yang ditunjang dengan testimonial dari Expert Manajer Grup Desjardins, masing-masing kelompok mendapat berbagai tugas sebagai panduan langkah-langkah strategis dalam mengatasi problematika yang (mungkin) dihadapi di Credit Union masing-masing negara. Setelah menyelesaikan tugas tersebut masing-masing kelompok mempresentasikan hasilnya yang dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab dengan seluruh peserta. Setelah seluruh presentasi materi dan presentasi hasil diskusi masing-masing kelompok selesai, dilakukan presentasi akhir kepada para investor. Setelah semuanya selesai melakukan presentasi dilanjutkan dengan memilih kepada federasi mana kelompok tersebut akan menginvestasikan dananya. Lalu dihitung federasi mana yang mendapatkan nilai investasi terbesar yang akan terpilih sebagai pemenangnya. Rundown Federation yang diperkuat oleh Mr. Abat Elias menjadi Federasi yang mendapatkan nilai investasi terbesar.

Secara umum, materi yang dipresentasikan oleh fasilitator adalah materi seputar cara melakukan analisa terhadap probematika keuangan secara strategis untuk mendapatkan Keputusan dalam Bidang Keuangan yang tepat dalam menyelesaikan problematika tersebut. Dalam materi juga diajarkan konsep tim manajemen dimana masing-masing posisi dalam manajemen memiliki peran masing-masing yang tidak kalah penting antara satu dengan yang lainnya, baik itu sebagai CEO; Finance and Administration, Operations, Marketing; Human Resources; dll. Lalu diajarkan juga bahwa sangat penting bahwa masing-masing posisi tersebut perlu memberikan kontribusi yang maksimal yang lalu kemudian harus kembali diramu dengan urutan yang tepat untuk menghasilkan Good Management Team. Adapun urutan dalam menghasilkan keputusan manajemen yang baik dimulai dengan melakukan analisa terhadap situasi yang dihadapi, masalah apa yang sedang dihadapi. Bagaimana cara menganalisanya? Yaitu dengan mengumpulkan semua informasi yang dibutuhkan dalam bentuk data keuangan tertulis, dokumen-dokumen penunjang, wawancara, persepsi pribadi, dll. Seluruh informasi tersebut khususnya informasi keuangan dianalisa secara vertikal (dengan melakukan melakukan berbagai perbandingan terhadap berbagai data di dalam laporan keuangan untuk mengetahui rasio-rasio yang menciptakan berbagai indikator yang dapat menunjukkan tingkat kesehatan suatu lembaga keuangan. Secara umum suatu lembaga keuangan dikatakan sehat apabila pendapatan dan asetnya melebihi biaya dan kewajibannya. Setelah itu dilakukan analisa kembali untuk menemukan inti dari permasalahan tersebut. Di dalam melakukan analisa tersebut peserta diperkenalkan dengan alat bantu yang dinamakan Fishbone Tools (Diagram Tulang Ikan). Masing-masing garis di dalam diagram tulang ikan mewakili berbagai permasalahan dalam masing-masing bidang manajemen yang nantinya akan digunakan untuk menemukan solusi yang tepat guna mengatasi probelm. Setelah menemukan solusi tersebut maka dibuatah suatu keputusan manajemen yang berupa langkah-langkah strategis dalam melakukan perubahan yang diperlukan guna mengatasi permasalahan keuangan.

Kegiatan seminar ini sangat penting bagi para federasi masing-masing negara guna menyelesaikan permasalahan (khususnya dalam bidang keuangan) yang dihadapi, selain itu dapat menjadi rekomendasi kepada masing-masing puskopdit dan primer dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapinya. ACCU sebagai Koordinator Gerakan Credit Union tingkat Asia sangat tepat dalam memilih tema seminar dan fasilitator pendamping serta materi yang dibahas, karena seluruh kasus yang dihadapi oleh masing-masing kelompok federasi dalam kegiatan tersebut mewakili seluruh permasalahan yang dihadapi oleh Gerakan Koperasi Kredit di Asia dan khususnya di Indonesia. Mengingat pentingnya materi dan seminar tersebut, maka Manajer Diklat dan Hubungan Internasional Inkopdit telah menginstruksikan kepada stafnya untuk menerjemahkan materi tersebut ke dalam bahasa Indonesia dan meramunya menjadi materi dari Bagian Diklat dan Hubungan Internasional untuk dibagikan kepada para puskopdit. (ss)

 

bottom
top

TERPOPULER


bottom

Copyrights © 2009 Credit Union Central of Indonesia.